Pernikahan merupakan salah satu jalan hidup

Bulan ini paling tidak ada tiga teman saya yang melangsungkan pernikahan. Dua orang merupakan teman masa SMA dan seorang lagi teman kuliah saya di Jogjakarta. Sungguh bahagia bisa melihat dan menjadi saksi acara pernikahan mereka.

Saya melihat mereka sebagai pasangan yang serasi. Saya belum bisa melihat mereka sebagai pasangan yang romantis, mungkin karena perasaan romantis akan lebih terlihat ketika mereka sedang berduaan, atau mungkin mereka masih malu-malu, maklum pengantin baru.

Saya sering merenung bahwa kehidupan ini sebenarnya memiliki banyak pilihan hidup. Ini sangat tergantung dari diri kita sendiri. Karena menurut The Secret karya Rhonda Byrne, alam semesta ini kita yang menciptakan, begitu pula dengan kehidupan ini.

Ketika seseorang memilih untuk menikah, adalah suatu hal yang baik. Bersama-sama mereka hidup saling sayang menyayangi, saling tolong menolong, saling percaya dengan yang lain untuk kelanggengan pernikahan mereka dan kehidupan mereka. Bagi kebanyakan orang, pernikahan merupakan sesuatu yang suci, patut untuk disakralkan karena disana kita menaruh janji untuk hidup sehidup semati.

Pernikahan juga melegalkan kita untuk melakukan hubungan suami istri baik secara agama maupun hukum masyarakat. Pernikahan dilindungi oleh hukum negara dan adat, maka ketika seseorang melakukan hubungan suami istri di luar pernikahan, sanksi hukum negara dan adat akan menghadang mereka. Maka adalah harus bagi seseorang untuk menghormati pernikahan, untuk menghindari perselingkuhan.

Ada sebuah artikel menarik tentang kondisi kita dalam percintaan atau hubungan dua insan yang berbeda beserta saran untuk kita jika kita berada di dalam kondisi tersebut. Dapat saya rangkum sebagai berikut :

  1. Jika masih single : cinta seperti kupu-kupu, ketika Anda berusaha mengejarnya maka Ia akan terbang menjauh. Namun saat yang tak terduga Ia bisa menghampiri Anda. Jadi tidak usah terburu-buru, saat itu akan datang.
  2. jika ragu-ragu untuk menikah : cinta bukan masalah mencari yang sempurna, tetapi mencari yang dapat menyempurnakan hidup Anda.
  3. jika sudah bertunangan : tolak ukurnya bukan lama waktu Anda berpacaran, tapi bagaimana Anda menikmati kebersamaan Anda berdua.
  4. jika sedang patah hati : sakit dari patah hati akan bertahan selama kau menginginkannya, jadi masalahnya sekarang bagaimana cara Anda mengambil hikmah dari kejadian tersebut.
  5. jika belum pernah jatuh cinta : siap-siap lah untuk terluka dan menderita namun jangan disimpan semua rasa sakit kamu.
  6. jika anda masih mencintai mantan Anda : sungguh menyakitkan ketika mencintai orang lain namun harus berpisah. Sadarilah dia bukan jodoh Anda, jangan sia-siakan waktu bertahun-tahun untuk seseorang yang tidak layak.
  7. jika masih takut mengakui : cinta menyakitkan jika kamu memutuskan hubungan dengan seorang, lebih sakit lagi jika orang lain yang memutuskan hubungan. Namun ada yang lebih sakit daripada dua hal tadi, yaitu jika orang yang kamu cintai tidak mengetahui perasaan kamu.
  8. jika Anda ingin menguasai / memaksakan : hatimu akan luka jika melihat orang yang kamu cintai berbagia dengan orang lain, namun sebenarnya akan lebih terluka jika ternyata orang yang kamu cintai tidak berbahagia bersama Anda.
  9. jika sudah menikah : penting untuk membangun komunikasi yang baik, hindari usaha untuk saling menyalahkan. Karena apapun yang baik dan buruk adalah untuk kalian berdua.
  10. terakhir jika anda seorang playboy atau playgirl : Jangan katakan “Saya cinta kamu” jika kamu tidak peduli dengannya. Jangan berbohong dan bermain-main dengan cinta, karena akan dapat melukai diri Anda dan pasangan Anda.

Akhir kata saya ucapkan selamat kepada teman-teman saya yang baru melangsungkan pernikahan. Semoga mereka selalu berada dalam kondisi yang baik dan dapat mempertahankan komitmen mereka.


Artikel terkait

Leave a Reply

By submitting a comment here you grant this site a perpetual license to reproduce your words and name/web site in attribution.