Saham google inc turun 12 persen terendah dalam 3 bulan terakhir

Saham Google Inc dilaporkan turun 12 persen yang merupakan terendah dalam 3 bulan terakhir. Ini disebabkan karena pengeluaran yang besar untuk membiayai proyek-proyek masa depan dan membiaya youtube melawan masalah hak cipta.

Harga saham dijual $470.55 per lembar, dimana keuntungannya $4,63 per lembar saham. Nilai ini lebih rendah dari analisis yang secara rata-rata memprediksikan keuntungan sebesar 4,73 per lembar saham.

Pengeluaran untuk biaya penelitian meningkat 65 persen yang cukup mengkawatirkan para investor. Ini dikarenakan usaha google untuk meningkatkan investasi di tengah perlambatan ekonomi dan kemungkinan akan berkurangnya pemasang iklan akan mengurangi pendapatan. Selain perselihan dengan Viacom Inc dan You Tube yang mengurangi pendapat situs video populer tersebut. CEO Google, Eric Schmidt, mengatakan baru kali ini google berada di lingkungan yang menantang.

Google yang bermarkas di Mountain View, California, Amerika Serikat, dalam pasar trading hari ini jatuh setelah sempat ditutup di harga $533.44 di Nasdaq Stock Market. Jika sampai pembukaan pasar besok harga saham masih bertahan di harga $470.55, maka penurunan ini adalah terbesar sejak saham google diperjual belikan di tahun 2004.

Ini salah satu dari 3 kondisi dimana Google kehilangan proyeksi sebagai perusahaan public dalam 16 kuartal. Menurut Schmidt, Google tidak mengalami penurunan karena perlambatan ekonomi. Namun beberapa analis tetap meyakini bahwa ini pertama kalinya perusahaan tersebut harus mengakui adanya tantangan ekonomi.

Pengeluaran untuk iklan

Menurut Magna Global, salah satu lembaga penelitian di New York, jumlah iklan di Amerika Serikat akan bertambah sebanyak 2 persen. Nilai ini lebih rendah dari perkiraan semula yaitu 3,7 persen. Google masih menguasai lebih dari 50 persen pasar bersaing dengan Yahoo dan Microsoft. Ini dikarenakan customer sebagai pemasang iklan mencari paling efektif untuk meminimalkan budget iklan.

Bahkan menurut ComScore Inc, Google menguasai sekitar 62 persen pasar. CEO Yahoo, Jerry Yang, sampai menampikkan tawaran Microsoft untuk menjual seluruh sahamnya dengan bekerja sama dengan Google dalam hal pemasangan iklan di layanan search engine nya. Diharapkan kerja sama ini meningkatkan harga iklan di Yahoo sekitar 22 persen.

Sumber artikel bisa di baca disini.


Artikel terkait
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...
Filed under: Berita Panas, Internet, ,

Leave a Reply




By submitting a comment here you grant this site a perpetual license to reproduce your words and name/web site in attribution.