Selamat hari raya galungan dan kuningan

Mungkin tidak banyak yang tahu minggu-minggu ini di Bali ada perayaan hari raya Galungan dan Kuningan. Galungan tahun ini jatuh tanggal 21 Agustus 2008 kemarin, sedangkan besok tgl 30 Augustus 2008 adalah hari raya kuningan.

Makna galungan dan kuningan. Saya tidak ingin mengupas hari raya yang diperingati setiap 6 bulan sekali di Bali ini. Jika Anda ingin mengetahui makna dari hari raya galungan dan kuningan, Anda bisa membuka website PHDI.

Galungan dan kuningan merupakan hari raya besar selain hari raya Nyepi. Seperti yang dikatakan teman saya yang baru hijrah ke Bali, Bali memang memiliki banyak hari raya. Ini dikarenakan sisi religius di Bali cukup mengakar di kehidupan masyarakat Bali.

Bali yang merupakan mayoritas Hindu, biasanya memanfaatkan hari raya Galungan dan Kuningan untuk cuti atau liburan panjang. Ini berlaku untuk sekolah dan usaha bisnis yang meliburkan aktifitasnya.

Namun satu hal yang selalu menarik perhatian saya adalah parade kesenian yang dilakukan oleh muda mudi di lingkungan masing-masing. Saya selalu senang menonton tarian ini. Tarian ini disebut “Barong bangkung“, yaitu semacam barong sai namun berupa babi perempuan.

Waktu kecil saya sangat takut pada Barong ini karena kesukaannya mengejar-ngejar orang. Walaupun jujur sebenarnya takut saya bercampur dengan penasaran. Karena kesenian Barong bangkung ini sangat menarik, sehingga banyak yang berkumpul untuk menonton.

Biasanya Barong ini dibawa keliling berjalan kaki dengan diiringi gong yang bunyinya bisa diartikan menantang untuk diganggu. Ya kalau anda ganggu barongnya, maka barongnya akan marah dan mengejar Anda.

Sore tadi saya juga mengupah atau menyewa untuk memainkan kesenian ini di depan rumah saya. Karena kebetulan mereka lewat pas depan rumah. Saya sempat foto-foto, namun sayang gambarnya kurang bagus karena pake kamera HP dan sudah sore. Terpaksa fotonya saya edit supaya lebih menarik.

Dalam kepercayaan masyarakat Bali, memainkan kesenian ini di depan atau di dalam rumah bisa menghilangkan hawa-hawa negatif di lingkungan kita. Semacam tolak bala.

Sekali lagi Rahajeng Galungan lan Kuningan. Semoga Bali semakin rahayu.


Artikel terkait
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...
Filed under: Diariku, OOT, ,

4 Responses

  1. Mario Cahyadi Says:

    Selamat hari raya galungan dan kuningan

    Posted on August 29th, 2008 at 7:31 am

  2. Gelandangan Says:

    wahhh asik tuh
    aku pengen sekali kesana
    karena kultur budaya bali sendiri masih sangat kental dan dipertahankan oleh masyarakatnya sekarang

    Salam mas

    Posted on August 29th, 2008 at 7:48 am

  3. Gelandangan Says:

    wahhh informasi yang berguna bagi orang yg belum tau budayanya mas

    Posted on August 29th, 2008 at 8:18 am

  4. Mario Cahyadi Says:

    @gelandangan : salam kenal mas. betul budaya bali masih dipertahankan dengan baik oleh masyarakatnya.

    Posted on August 29th, 2008 at 6:54 pm

Leave a Reply




By submitting a comment here you grant this site a perpetual license to reproduce your words and name/web site in attribution.