Tip mengecek kecepatan loading Blog Anda
Barusan nemu artikel menarik tentang bagaimana cara mengecek kecepatan loading Blog atau situs Anda. Mengapa kita perlu untuk mengetahui informasi ini? Dewasa ini multimedia seperti image, css, audio, video dan flash adalah tambahan untuk memikat pengunjung situs Anda.
Namun seringkali penggunaan yang berlebih pada multimedia menyebabkan akses situs menjadi lambat. Perlu diketahui multimedia seperti image besar, audio, video dan flash biasanya memiliki ukuran file yang cukup besar untuk di-load atau di tampilkan menggunakan koneksi 56K yang masih merupakan standar koneksi internet di Indonesia.
Koneksi yang setara telkomnet ini tentunya akan menjengkelkan pengunjung Anda jika loading situs menjadi sangat lambat. Untung kalo ada diantara pengguna kita menggunakan akses broadband yang cepat sehingga loading multimedia tidak menjadi masalah.
Untuk itu kita harus bijaksana dalam menggunakan multimedia. Tetapi bagaimana kita tahu bahwa multimedia yang kita gunakan tidak mempengaruhi loading situs Anda? Parameternya biasanya merupakan ukuran data yang ditampilkan dan kecepatan untuk menampilkan seluruh data.
Ada sebuah website tool online yang bisa Anda gunakan, yaitu Web Page Speed Report. Anda bisa memasukkan URL domain Anda atau URL halaman tertentu yang ingin Anda cek kecepatan loading-nya. Kemudian tekan Submit Query. Setelah itu Anda akan diperlihatkan sebuah laporan tentang kecepatan situs Anda jika diakses menggunakan berbagai macam koneksi. Ukurannya dalam second atau detik.
Pada bagian awal laporan Anda akan menjumpai statistik penggunaan multimedia beserta ukurannya. Dari informasi ini Anda bisa mengetahui apakah website saya terlalu berat untuk ditampilkan atau tidak. Selain itu tool ini juga memberikan analisis dan saran untuk mengatasinya, seperti :
- Total HTML : merupakan jumlah halaman html yang di-load ke browser Anda.
- Total Object : object seperti image, javascript diusahakan kurang dari 30 object dalam satu halaman
- Total Images : sama seperti Total Object, tapi ini hanya jumlah image saja
- Total CSS : lebih bagus untuk digabung dalam 1 file css, atau jumlah file css diperkecil.
- Total Size : diusahakan totalnya 30KB sehingga dapat di-load dalam waktu 8 detik jika menggunakan modem 56Kbps
- Total Script : lebih bagus digabung dalam 1 file javascript.
- HTML size : merupakan ukuran code html saja. Usahakan ukurannya kurang dari 20KB
- Images size : diusahakan kurang dari 30KB, walaupun ini agak susah karena biasanya image memiliki ukuran yang lumayan besar. Tapi kita bisa mengurangi penggunaan image dengan optimasi di CSS seperti menggunakan rollover CSS
- Script size : usahakan ukuran script kurang dari 8 KB. Jadikan 1 file dan letakkan di bagian HEAD.
- CSS Size : sama seperti script size, usahakan dibawah 8 KB.
- MULTIM_Size : saran mereka ukuran multimedia ( audio video flash ) adalah 4KB, walaupun ini akan susah mencapainya.
Dari sekian banyak parameter yang digunakan untuk menganalisa kecepatan web Anda, maka saya bisa menarik kesimpulan bahwa kuncil dari optimisasi situs adalah mengurangi HTTP Request ke server. Usahakan script dan style diletakkan dalam 1 file, sehingga hanya membutuhkan sekali Request ke server.
Selain itu saya memiliki tips supaya pengunjung Anda tidak bosan menunggu ketika situs Anda dalam proses loading di browser mereka, yaitu :
- Usahakan layout sudah kelihatan pada bagian awal loading. Sehingga pengunjung tidak mengira situs Anda sedang down atau tidak ada respon.
- Gunakan DIV untuk menggantikan TABLE karena kode html menjadi lebih ringkas dan nyaman untuk dilihat walaupun object di html belum ter-load sempurna.
- Untuk image ada baiknya Anda menggunakan interlace image, yaitu image yang bisa ditampilkan dalam tampilan kasar dahulu sambil menunggu seluruh data ter-load. Sehingga pengunjung bisa mendapatkan gambaran tentang halaman situs Anda.
- Gunakan kompresi HTML jika website Anda didukung oleh fasilitas ini. Karena ukuran HTML menjadi lebih kecil. Dengan catatan browser pengunjung Anda mendukung hal ini juga.
Semoga artikel ini bermanfaat. Kurang lebihnya mohon dikoreksi.
Artikel terkait
- Dimana sebaiknya Anda menggunakan Audio pada situs Anda?
Penggunaan multimedia dewasa ini mampu memberi nilai lebih dan menambah keuntungan untuk situs Anda. Selain... - Tanggapan Google Adsense tentang penggunaan Multimedia
Seringkali jika kita memiliki halaman khusus berisi multimedia seperti gambar, audio, video, atau flash tidak... - Menghitung backlink Blog Anda di antara Blog lain
Backlink merupakan salah satu komponen penting dalam menentukan sukses Anda dalam seo. Semakin banyak backlink... - Bagaimana cara mengecek jumlah link yang terindex di Google?
Pernahkah Anda bertanya berapa sih jumlah halaman situs yang sudah terindex di Search Engine? Semakin...

Mantap, malah lebih komplit dari apa yang saya tulis…
Terimakasih telah meninggalkan cap jempol… :)
ga punya jempol mas, hihi. thanks ya artikelnya. blognya bagus.
langsung cobain ah..
Waduh… blog saya dpt warning neh… berat katanya.. Tp berhubung saya menggunakan broadband jd ga terlalu kerasa beratnya.
Yg mungkin perlu dikurangin sih kayakna imagenya sih.
Adakah cara supaya kita bisa mengetahui apakah suatu themes loadingnya cpt atau ga?? saya lagi cari themes yg bs loading cpt tp ga tau kriterianya apa aja. thx.
@Adabisnis: saran saya sih pake wp-super-cache atau wp-cache plugin, trus untuk image bisa di host di image hosting.
Wp super cache butuh refresh pak.. komentar ga bs langsung muncul. Adakah solusi lain?
@Adabisnis: memang seperti yg disebutkan di http://wordpress.org/extend/plugins/wp-super-cache/, 99% pengunjung anda akan mendapatkan static file.
artikelnya bagus sekali
Waduh tipsnya bagus sekali nih…tolong sob blog saya di load di sana termasuk cepet gak yah n mana yg harus dikurangi jika masih berat
@Saung Web: kalo blogspot sih seharusnya cepat, cuman untuk user dengan koneksi lambat akan kesulitan membuka blog Anda saat pertama kali loading, setelah itu saya pikir ga masalah. salam kenal ya
Thanks atas info n emailnya sob..
ta coba mas